Surabaya, SMK Prapanca 1 Surabaya kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) sebagai upaya strategis membentuk karakter pemimpin masa depan yang tangguh dan berintegritas. Kegiatan yang berlangsung di kawasan sejuk The Survival Outbound Team (TSOT) Prigen, Pasuruan ini diikuti oleh jajaran pengurus OSIS dan perwakilan siswa terpilih. Suasana alam yang asri di kaki pegunungan menjadi latar sempurna untuk menempa fisik dan mental para peserta didik dalam rangkaian kegiatan intensif tersebut.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tidak hanya diberikan materi ruang mengenai teori kepemimpinan dan manajemen organisasi, tetapi juga ditantang untuk terjun langsung ke lapangan. Bersama instruktur profesional dari TSOT, peserta mengikuti berbagai simulasi permainan outbound yang menguji adrenalin serta kekompakan tim. Materi kedisiplinan dan wawasan kebangsaan menjadi menu utama, di mana siswa dilatih secara ketat untuk memiliki tanggung jawab tinggi, manajemen waktu yang presisi, serta kemampuan memecahkan masalah (problem solving) secara cepat dan tepat di bawah tekanan.

Kepala Sekolah SMK Prapanca 1 Surabaya, Ibu Siti Romlah, S.Pd., yang turut hadir memantau jalannya kegiatan, menegaskan urgensi acara ini bagi regenerasi kepemimpinan di lingkungan sekolah. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa LDKS bukan sekadar ritual tahunan, melainkan kawah candradimuka bagi siswa untuk menggali potensi terpendam mereka. “Kami ingin lulusan SMK Prapanca 1 tidak hanya unggul secara akademis dan kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, beretika, dan mental baja dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Siti Romlah.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan, meskipun mereka harus beradaptasi dengan hawa dingin Prigen dan rangkaian jadwal yang cukup padat. Melalui dinamika kelompok yang dirancang khusus, sekat-sekat antarjurusan perlahan runtuh dan digantikan dengan semangat korsa yang solid. Interaksi antar-siswa menjadi lebih cair dan penuh empati, menciptakan ikatan persaudaraan yang diharapkan dapat dibawa kembali ke lingkungan sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang lebih harmonis, kondusif, dan saling mendukung.

Rangkaian LDKS di TSOT Prigen ini akhirnya ditutup dengan prosesi renungan malam dan pengukuhan yang khidmat. Dengan berakhirnya pelatihan ini, SMK Prapanca 1 Surabaya optimis telah melahirkan kader-kader pemimpin baru yang siap menjadi teladan (role model) bagi rekan-rekannya. Bekal pengalaman berharga dan mentalitas juara yang didapatkan selama di Pasuruan diharapkan segera diimplementasikan dalam program kerja OSIS yang inovatif, demi membawa nama baik almamater ke level yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *